Kereta Dan Senja Dari Goki Kopi Purwokerto

Goki Kopi Purwokerto, tempat ini semacam dapat keberuntungan setelah ada jalan underpass yang melewati rel dekat stasiun Purwokerto. Apa pasal? Karena kedai kopi yang sekaligus juga vape ini tidak perlu repot membuat ‘suasana’ kedai jadi menarik. Dari kursi yang di sediakan, pengunjung sudah bisa menikmati jalanan (kendaraan yang melewati underpass) dan kereta api yang hendak datang atau pergi ke stasiun.

Goki kopi purwokerto

hyaaa… keretanya ndak terlalu jelas 😀

Kedai kopi ini buka setiap sore hingga malam, selain kopi ada minuman lain dan juga beberapa pilihan makanan. Harganya relatif sangat terjangkau oleh kantong kita. Dari sejak ngopi di sini, pesanan saya selalu vietnam drip, tidak mau coba yang lain. Paling, sekedar icip kopi pilihan teman… dan ya, rasanya mendingan pesan vietnam drip :D. Untuk makanannya, sayangnya kurang beragam, tapi kita boleh kok bawa makanan dari luar.

Mengingat makanan berat baru ada popmie, kalian bisa beli makanan di luar. Depan kedai biasanya ada bapak-bapak penjual nasi goreng tuh, kalau kelaparan… 😀

teman ngopi

Kombinasi sore, kopi, serta hiruk pikuk jalanan atau kereta yang lewat itu cocok banget sih. Saya bisa betah nunggu dan ngelihatin kereta yang lewat, hahaha niat banget yaaakk… Tapi malam pun oke kok, apalagi buat ngobrol sama teman. Bagusnya lagi, tempat ini cukup dekat dari rumah 😀 jadi kalau tiba-tiba pengin ngopi tinggal ke kedai ini.

Tempat ini juga tersedia wifi, jadi bisa juga buat garap tugas atau sekedar numpang posting di sosmed *uhuk…. Oh iya, kalau kalian kebetulan transit di stasiun tapi nanggung waktunya (sore – malam) bisa tuh ke Goki Kopi Purwokerto. Jalan kaki dari stasiun cukup dekat, sekitar 500 meter.

 

Goki Kopi Puurwokerto
Jl. Sokajati No.03, Purwokerto Barat
Telp : 0857-4162-1215
IG : @gokikopipwt
Iklan

STUE COFFEE ; Coffee & Co-working Space Terbaru Di Purwokerto

Menyenangkan saat pulang ke Purwokerto sepekan ini ada beberapa tempat ngopi baru, salah satunya Stue Coffee. Kalau kepoin instagramnya, tempat ini tidak hanya buat ngopi tetapi sekaligus co-working space juga. Kemarin sempat dengar ada co-working space juga di Jalan Kombas, tapi belum sempat lihat tempatnya seperti apa. Jadi, sebelum balik ke Semarang kemarin ajak teman ngopi Dita ke Stue Coffee.

Lokasinya ada di Jalan Jatiwinangun No 26 Purwokerto, ancer-ancernya antara RS Bedah Jatiwinangun sama RSIA Bunda Arif. Ada beberapa pilihan ruang yang bisa pengunjung pilih, ruang berAC atau yang non AC. Tempat ini sebenarnya lebih coock kalau rame-rame sama temen. Ya minimal ajak satu temen kalau mau ke sana, biar tidak seperti orang hilang 😀

Sekilas kalau ke Stue Coffee mengingatkan saya dengan coffeeshop yang ada di Yogyakarta atau di Bandung. Buat yang suka foto, tempat ini cocok deh buat nambah warna feed instagram kalian hehe… Tersedia juga rak buku yang berisi majalah yang bisa dibaca oleh pengunjung Stue Coffee.

Menu di Stue Coffee memang tidak terlalu banyak, harganya berkisar antara Rp 18.000- Rp 30.000. Masih lumayan terjangkau tentunya buat kita. Sayang nih, menu makanan atau camilannya baru sedikit, jadi tidak banyak  yang bisa kalan pilih buat nemenin ngopi kalian.

Kopinya bagaimana?? untuk yang tidak terlalu suka kopi banget, bakalan cocok sih. Tapi buat saya yang suka kopi, rasa kopinya berasa masih kurang “nendang” 😀

Well, penasaran pengin cobain Stue Coffee? Coba deh ke sana langsung… atau bisa lihat-lihat dulu instagramnya di stuecoffee.

 

Wajah Baru Society Coffee House Bikin Ngopi Makin Betah!

Sebagai penikmat kopi, biasanya saya mencari tempat ngopi sekaligus buat menulis atau memotret. Coffeeshop yang saya pilih tentunya yang bikin nyaman buat melakukannya semua hal tersebut. Enak tho, dapet foto iya, bisa ngopi, plus kerjaan menulis pun bisa kelar… 😀

Society Coffee House berada di Jl. Prof. Dr. Suharso No. 98 (timur GOR Satria Purwokerto), telepon 08112821168. Memasuki tahun ke tiga, Society Coffee House pun berbenah dengan menambah ruang di sebelah yang tadinya adalah restoran. Selain itu, mesin roastingnya pun dipindah dan dibuatkan ruangan tersendiri. Ini dia penampakannya ;

Interiornya bertemakan industrial, dan yaaa… bantal kursi malasnya bakalan bikin yang datang makin senang buat leyeh-leyeh sambil ngopi atau ngobrol dengan teman ngopi. Oh iya, tempat barunya ini semuanya area bebas merokok, huhuw memanjakan yang hobi kebal-kebul banget yaaa… Kebayang ‘kan kenapa Society Coffee House yang sekarang malah bikin betah buat ngopi…

Buat yang baru menapakkan kaki di Purwokerto, ini nih daftar harga menu di Society Coffee House ; menu kopi IDR 20K – 32K, minuman lain IDR 16K – 34K, snack IDR 15K – 45K, makanan berat IDR 14K – 73K. Masih aman kok di kantong, asal tidak setiap hari saja ke sini 🙂

Berhubung saya suka yang berAC, ruangan lama masih jadi favorit saya dong buat 😀

Kemudahan buat yang penasaran dengan kopi Society pun teratasi dengan adanya Go Food, atau bisa juga membeli biji kopi hasil roasting Society Coffee House. Beberapa kopi dari berbagai kopi Nusantara bisa didapat di sini.

Kalian juga bisa follow IG @societycoffeehouse biar dapatin terus update terbaru di Society Coffee House. Boleh juga ngajakin saya ngopi di sana, siapa tahu klik ngobrolin tentang kopi dan suasana langit huhuw… (^__^).

 

Waaaah… Ternyata Ada Kopi Asli Purwokerto Berkualitas

Kopi Purwokerto

Banyak hal yang didapat malam ini sewaktu mencoba Kargloss Cafe. Pada kesempatan itu saya bertemu dengan beberapa orang yang tergabung dalam @PwtSukaKopi ; Mba Shanty, Mas Candra, Mas Hery, Mas Yonatan, dan Mba Hana. Perkumpulan @PwtSukaKopi (yang biasanya hanya saya ikuti di twitter) sering mencoba kopi di cafe-cafe yang berada di Purwokerto.

Selidik punya selidik, malam itu ada yang owner cafe, barista, bahkan pemilik perkebunan kopi di Purwokerto yang hasil biji kopinya diekspor ke Korea. Waaaa, memangnya ada ya?hehe… Kalau kebun kopi lokal yang biasanya dikonsumsi sendiri (keluarga pemilik kebun kopi) atau dijual di pasar setempat memang saya tahu, tapi kalau diekspor luar negeri… saya baru tahu.

Kopi tersebut di tanam pada perkebunan dimana lokasinya berdekatan dengan Pancuran Tujuh Baturraden. Hasil kopi yang diekspor adalah kopi jenis Arabika dengan harga sekitar IDR 200.000 / per kilo. Wow… Beruntung malam itu bisa mencicipi kopinya yang kebetulan dibawa dan spesial dibuatkan oleh barista untuk saya juga @PwtSukaKopi 😀 . Produk kopi Purwokerto dan beberapa kopi nusantara tersebut dijual lewat snazzycoffee.com …

Rasanya menurut saya sih lebih enak ketimbang kopi Lampung yang sudah tersohor itu *ngalem kopi kota sendiri 😀 . Tapi beneran, selain aroma rasanya pun lebih tajam. Saya mencicipi dalam bentuk espresso dan cappucinno *sepertinya saya bakalan menghasut kakak ipar biar mau beli biji kopi tersebut hehe…

kopi espresso dengan menggunakan kopi Purwokerto

kopi espresso dengan menggunakan kopi Purwokerto

cappucinno dengan menggunakan kopi Purwokerto

cappucinno dengan menggunakan kopi Purwokerto

PS :

  • Thanks Mas Yonatan, Mba Hana, Mas Hery, Mba Shanty, dan Mas Candra untuk kopi dan oleh-oleh kopinya 🙂
  • Info lebih lanjut kopi Purwokerto silahkan klik snazzycoffee.com