Let It Go….

Hari ketiga akhirnya pecah juga… barangkali memang semestinya dikeluarkan. Tak peduli pada butiran-butiran air jatuh yang susah payah ditahan, tak peduli pada beberapa pasang mata yang nanar menatap bingung. Kalau boleh memilih, jangan di tempat ini. Tempat yang sama ini pada akhirnya menyisakan sentimentil dan kali ini kelegaan sekaligus.

Nyeri ulu hati makin terasa, sebal dengan diri sendiri mengingat sejak itu hingga malam ini lambung hanya terisi jika bukan roti maka kopi. Makin komplit dengan segala isian kepala…

Sekali lagi, berkeliling jalanan kota (sesuatu yang sialnya menjadi kesukaan yang sama)….

olipeoile blog

Ada banyak hal yang terabaikan hanya karena isi kepala terlalu penuh. Jika pada akhirnya pertanyaan-pertanyaan itu terhenti, bukan karena menyerah. Barangkali memang tidak semua tanya selalu berbuah jawab. Cukuplah dari kejauhan, dan do’a untuk kebaikan semua…

Mahadewi yang sedang dinyanyikan oleh Ryan Tedja dan Piyu malam ini benar-benar jadi lagu kurang ajar yang hakiki, mengiringi perjalanan pulang…

.

.

Terima kasih D 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s