Seharusnya Tuh Begini…

Sederhananya, namanya juga keinginan yang sayangnya bisa terlaksana dengan mudah dan lancar atau malah sebaliknya. Ceritanya semacam ini ; obrolan panjang di kamar menjelang tidur (atau malah sampai pagi) dengan canda (yang takutnya menjadi candu).

Kemudian yang terjadi selalu seperti ini ; kamar terlalu membius, hingga kantuk datang lebih cepat dibandingkan membuat sebuah paragraf dalam tulisan ini. Bahkan hanya butuh dua kali usapan kepala hingga mata lelap tertidur.

Dinding kamar membisu. Hanya suara nafas teratur, dan jarum jam dinding yang bergantian mengisi kekosongan…

img_20170227_203926

Ah, berulang, berulang, dan selalu berulang… entah waktu atau justru malam yang tidak bersahabat?

Hendak bilang : “sebenarnya tuh maunya begini….”. Kemudian kata-kata tertelan oleh kepasrahan, karena #kode tak selamanya tertangkap.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s