Sekarang Backpackeran Ke Green Bay (Teluk Hijau) Banyuwangi Makin Mudah

green bay 1

Masih di daerah Banyuwangi, jelajah ke pegunungan sudah, desa wisata juga sudah, kota-kota pun sudah, rasanya tak lengkap kalau belum ke pantai, dan taman nasionalnya. Malam itu sepulang dari Festival Ngopi Sepuluh Ewu akhirnya pulang ke rumah @anomwindi untuk mengambil carrier yang sebelumnya kami titipkan.

Mengingat tujuan esok hari adalah Green Bay (Teluk Hijau) di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, untuk mempersingkat waktu kami memilih menginap di basecamp Poliwangi (Politeknik Negeri Banyuwangi) yang berada di daerah Labanasem. Berhubung sudah larut malam, hanya sempat ngobrol sebentar dengan David (ketua mapala) dan teman-teman di basecamp.

bus damri

Paginya kami berangkat dari basecamp jam 05.30 wib menuju terminal Jajag *karena belum tahu jadwal bus Damri yang ke daerah Sarongan. Dan rupanya kami beruntung, begitu sampai terminal Jajag bus yang kami cari hendak berangkat \(^_^)/ . Sebenarnya nyaris ditipu sama calo, karena si calo tersebut berbohong kepada kami soal keberangkatan bus Damri (>__<) *gregetand.

Perjalanan dari terminal Jajag ke Sarongan membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam. Yang menyenangkan bus ini selain bersih dan nyaman, kita tidak perlu berdesak-desakkan 🙂 . Sampai di terminal Sarongan kami menyempatkan makan di warung nasi pecel istimewa *pedesnya bikin telinga terasa terbakar hehe… Beberapa ojek sudah menawarkan kami untuk mengantar sampai Green Bay (dengan membayar 30rb), namun sepertinya Tuhan berkehendak lain. Masih ada keberuntungan yang kami dapat 😀

Secara tidak sengaja saya bertemu rombongan yang memakai mobil plat merah pemda Banyuwangi. Dua diantara mereka memakai kaos festival ngopi yang semalam saya datangi. Setelah berbasa-basi sebentar rupanya rombongan tersebut hendak menuju lokasi yang sama, bedanya mereka mau mengambil gambar untuk keperluan film. Dengan sedikit nekad memberanikan diri untuk ikut jika masih ada kursi kosong, dan ternyata kami diajak untuk bergabung. Yeeayy!!

Tadinya saya pikir film yang lagi digarap adalah film indie, eeeh tidak tahunya film layar lebar yang buat bioskop. Parahnya lagi waktu Pak Hanny tanya soal beberapa film Indonesia dan dengan cueknya saya menjawab pernah lihat fim tersebut lewat VCD bajakan. Rupanya film yang saya tonton bajakannya itu Pak Hanny-lah yang menyutradarainya hahaha… *antara geli dan malu. Begini nih kalau jarang lihat TV terutama untuk penghargaan film nasional. Rupanya Pak Hanny ini yang membuat film : Heart, Strawberry Surprise, dll *Oh My….

Untungnya Pak Hanny dan kru punya selera humor yang lumayan tinggi. Mereka tidak marah bahkan tertawa seolah-olah maklum 😀 . Mereka bahkan menerima usulan saya untuk rute menuju Green Bay, berangkat jalan kaki lalu pulangnya dengan kapal kelotok. Meski sebenarnya fasilitas yang diberikan kepada mereka adalah PP dengan menggunakan perahu kelotok.

TN Meru Betiri

TN Meru Betiri 1

Memasuki Taman Nasional Meru Betiri hanya lapor sebentar tanpa dimintai tiket masuk, begitu pula sewaktu memasuki pantai Rajegwesi dan Green Bay. Film yang sedang digarap Pak Hanny rupanya disponsori oleh pemda Banyuwangi yang hendak mengangkat tempat-tempat indah di Banyuwangi agar lebih dikenal di Indonesia. Pantas saja fasilitas kemana saja gratis (>__<). Well, saya akui strategi pemda Banyuwangi bagus sekali.

green bay 8

green bay 7

Trekking menuju Green Bay kalau baca di beberapa blog menulis turunan yang licin dan curam. Tapi ternyata sudah lumayan bagus, dan ada tali pengamannya. Hanya butuh 15-20 menit untuk sampai di Pantai Batu, lalu menyusuri pantainya sekitar 200 meter dan sampailah di Green Bay. Waktu itu hanya ada enam pengunjung yang sudah ada di Green Bay, lalu kami (bersepuluh dengan kru film).

Pantai Batu (Stone Shore) :

pantai batu

pantai batu 1

pantai batu 3

pantai batu 2

pantai batu 4

Berhubung kru film mengambil gambar di Pantai Batu lumayan lama, saya dan mba Vincentia Ruminingsih akhirnya mendahului untuk jalan menuju Green Bay. Begitu melihat pantai pasir putih yang bersih dan warna hijau laut yang bening saya berteriak kegirangan. Huwaaaa…. Sampai juga!! Tak perlu berlama-lama, langsung menuju ayunan yang memang sudah ada, menikmati salah satu keagungan-Nya. Subhanallah…

Green Bay

green bay 4

green bay 3

Kesenangan berlanjut, empat orang yang datang naik perahu kelotok membawa ikan segar tangkapan pagi tadi dan kelapa muda. Ikan tersebut dibakar dan ternyata disajikan dengan lauk dan lalapan sengaja untuk kru film (termasuk kami berdua). Alhamdulillah… benar-benar nikmat hehe…

green bay 5

green bay 2

Oleh Pak Syamsul Arifin (Masyarakat Ekowisata Rajegwesi) yang menjadi guide, kami diingatkan untuk segera kembali dengan menggunakan perahu kelotok mengingat ombak lumayan besar. Dibagi menjadi dua, saya ikut yang pertama sedangkan Mba Vincentia Ruminingsih ikut yang kedua. Jujur ngeri mengarungi laut selatan Pulau Jawa, meski memakai jaket pelampung rupanya tetap bikin was-was. Rumor kalau laut selatan ombaknya lebih ganas dari pada laut utara sepertinya memang benar 😦  *makin ngeri karena ingat saya tidak bisa berenang 😐

green bay 6

Sampai di Pantai Rajegwesi berasa lega luar biasa, meski baju basah sebagian karena kena cipratan ombaknya. Berhubung saya dan Mba Vincentia Ruminingsih merencanakan camping di Pantai Rajegwesi, akhirnya kami berpisah dengan Pak Hanny beserta krunya.

Tadinya kami mau melanjutkan ke Pulau Merah dan Pantai Wedi Ireng, tapi hari sudah sore akhirnya kami memilih langsung mendirikan dome di Pantai Rajegwesi. Bahkan saya langsung tertidur 3,5 jam (sampai jam 19.30) hehe… Terbangun langsung bikin makan malam lalu mandi. Beberapa kali Pak Syamsul Arifin datang, menyuruh dan memaksa kami untuk menginap di rumahnya. Berhubung tidak enak menolak, kami pun segera membongkar dome lalu menuju rumah Pak Syamsul yang berjarak 300 meter dari pantai.

Sebagai penggiat di MER (Masyarakat Ekowisata Rajegwesi), rumah Pak Syamsul rupanya selain tempat tinggal berfungsi juga untuk sekretariat MER dan home stay. Jadi untuk yang hendak mengunjungi Pantai Rajegwesi, Pantai Batu (Stone Shore), dan Green Bay biasanya melapor dan membayar tiket masuk di sini.

MER

Kami bahkan diantar oleh Pak Samsul Arifin menuju terminal Sarongan keesokan paginya *sudah menginap home stay gratis, diantarkan pula… Mengingat bus Damri hanya terjadwal dua kali jalan (pagi dan siang), dan kami harus melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Alas Purwo di ujung timur Banyuwangi.

NB:

  • Rute ke Green Bay (Teluk Ijo) jika menggunakan bus paling mudah : entah dari mana saja (Jember / Banyuwangi), turunlah di terminal Jajag. Lalu ikut bus Damri jurusan Sarongan, dari terminal Sarongan naik ojek (15rb) ke Desa Rajegwesi / Pantai Rajegwesi (ada juga yang menawarkan sampai pintu masuk Green Bay : 30rb). Membayar tiket lalu menuju pintu masuk arah Green Bay bisa menggunakan kendaraan yang disediakan (PP 15rb), perahu kelotok (PP 35rb),  atau jalan kaki (tidak ada 1KM).
  • Stasiun terdekat dengan terminal Jajag adalah Stasiun Rogojampi. Jalan sedikit untuk ke jalan raya utama, lalu naik bus atau angkutan ke terminal Jajag.
  • Tiket Masuk TN Meru Betiri Rp. 5.000
  • Untuk jadwal bus Damri baik dari terminal Jajag atau pun Sarongan : jam 06.30 dan jam 13.30 (usahakan 30 menit sebelum bus berangkat sudah ada di terminal). Biaya Jajag – Sarongan : 20rb.
  • Di Rajegwesi jarang sekali ada penjual, ada baiknya membawa bekal dari awal. Sinyal hanya ada dari operator Telkomsel (v__v).
  • Info home stay : Pak Syamsul Arifin (Masyarakat Ekowisata Rajegwesi) HP 082 337 834 510.
Iklan

53 thoughts on “Sekarang Backpackeran Ke Green Bay (Teluk Hijau) Banyuwangi Makin Mudah

    • salam kenal juga mbak…
      iya memang kereen pantainya, bersih pula… ayo pulang Indonesia trs jelajah pantai banyuwangi, byk yg lokasinya ga tll jauh… macam green bay, stone shore, pantai rajegwesi, pantai wedi ireng, pulau merah…

  1. Wah tambah mudah ya buat kesana, jadi pengen tahun baru di pantai nih.
    Save dulu ah info perjalanannya, kalau ada waktu, tahun baru ini kesana ah.
    Thanks, salam kenal sesama backpacker 🙂

    • Sebenarnya mungkin dr dulu bisa jadi sudah mudah, cm yg pd nulis di blog ndak nulis dg rinci saja keterangane… misal bus Damri tenyata hanya pd jam tertentu saja.

      Kemarin bahkan sampai minta no.HP kondektur bus Damri nya. cuma kl tak tulis takut tidak berkenan 🙂
      jadwalnya sbnrnya 4x, tp br berjalan 2x saja…

      Kalau tahun baru, mungkin bsnya di P.Rajegwesi, Klo Green Bay dh tdk boleh utk camping…

  2. Kerennnn..
    Mbak Olipe, aku mau dong dikirimi HP pak kondektur DAMRI lwt japri 😀
    Trus kl mau lanjut ke Sukamade dr Rajegwesi ada angkutan tiap hari kah mbak?
    Makasihhh 😀

    • Bisa gan, coba tanya bus jurusan Gresik ke Banyuwangi.
      Kalau lewat jalur utara (Gresik – Probolinggo – Situbondo – Banyuwnagi) berarti nanti dari terminal Banyuwangi lanjut dengan bus yang arah ke Jember, minta turun di Terminal Jajag.
      Kalau lewat jalur selatan (Gresik – Jember – Banyuwangi) bisa minta turun langsung di terminal Jajag.
      Dari Jajag ke Sarongan bisa dengan Damri seperti yang di tulis di blog.

      Thanks sudah mampir 🙂

      • sama2.Mau nyewa bus sendiri kok mas,katanya bus gak bisa masuk untuk sampai ke lokasi tujuan bener nggak ?

      • Duh dipanggil mas (lagi) padahal di profil fotonya pke jilbab :p

        Oh pke bus sendiri…cb hub pak Syamsul, buat tanya apakah bus dari luar bisa masuk sampai Pantai Rajegwesi apa tidak.
        Seharusnya sih bisa karena ada parkiran luas untuk kendaraan di Pantai Rajegwesi. Dari situ baru pakai kendaraan yang khusus (PP 15rb), perahu (PP 35rb), kalau jalan sampai ‘gerbang’ Teluk Ijo itu jalan kurang lebih 1KM…

    • Iya gan, sudah ga boleh demi kelestarian green bay terjaga… sangat disayangkan meski ada karung yg disediakan utk tempat sampah, masih ad yg buang sampah sembarangan.

      ada alternatif di pantai rajegwesi, pantai wedi ireng… kl saya cenderung pilih wedi ireng 🙂 masih sepi dan jrg org kesana…

      • Mau tanya min, saya rencananya mau ke TNMB (rajegwesi/greenbay) dulu nah setrlah itu mau ke wedi ireng . Btw TNMB ke Wedi ireng itu kira2 berapa jam? Terus kendaraan umum yg dipake kesana apa?

      • Klo mau cepat pke ojek ke pantai pulau merah br trekking jalan kaki atau naik perahu ke wedi ireng (bisa cr di google rutenya) atau naik bus Damri trn Pesanggrahan (bilang sm kondekturnya minta diturunin arah mau ke pantai pulau merah yg ad jasa ojeknya , lalu lanjut ojek..

      • Klo soal brp lama tergantung kendaraan yg mau dipke…..
        Gak tll jauh…cm kl ikut umum 1-1,5jam smpe pulau merah…klo ojek mgkn bs lbh cpt,nego saja soal biaya.

    • cb hubungi teman saya @karismaardip (twitter) klo soal penginapan…
      sewa motor disana (banyuwangi) hrs pakai jaminan uang 1jt v__v
      tapi ada teman backpacker yang tetangganya sewain motor tanpa uang jaminan rp. 80rb/24jam cb kontak FB Adi Latief

      klo banyuwangi banyak sekali… dr ujung barat : sukamade, green bay (sudah termasuk pantai rajegwesi, pantai batu, teluk ijo/green bay) << lokasinya semua di taman nasional meru betiri/TNMB. trs ada pantai pulau merah, pantai wedi ireng, itu tidak jauh juga dr TNMB. klo mau ke pegunungan bisa ke kawah ijen, yang agak ke timur ada taman nasional alas purwo (di sana juga banyak tempat yg bisa dikunjungi).

      kalau mau puas, paling gak seminggu khusus banyuwangi hehe…

  3. assalaamu’alaikum mbak,
    ke Green Bay berangkatnya trekking n pulang pake perahu kan. apakah klo PP via darat tidak dimungkinkan?
    dan utk Pantai Wedi Ireng apakah jauh juga dari perkampungan?
    makasih mbak..

    • Wassalamu’alaikum salam…
      Bisa kok PP lewat jalur darat. Kemarin krn dg kru film saya mengusulkan ke mereka utk brgkt lewat darat dan pulang lewat laut..jd biar ngerasain semua.

      Klo Wedi Ireng iya trekking lumayan dan agak jauh dr perkampungan. Mungkin skrg jalurny sudah difasilitasi mengingat pemda Banyuwangi giat mengenalkan pariwisata mereka. Cb nnti saya tanyakan ke teman yg asli Banyuwangi.

      Klo Mas’e kasih kontak nnti saya kabari kl sdh ad info dr teman. Terima kasih sudah mampir disini:)

      salam

      • pin BB saya 750d4cff mbak Olip. mohon diinvite. rencana kami berangkat tanggal 30 April malam via Jember. rencana awal mau stay di green bay. tapi info dr mbak, skr udah gak bole nge camp dsana. jadi sementara nurut ama mbak aja utk nge camp di Pantai Wedi Ireng. Green Bay – Wedi Ireng berapa lama estimasi waktunya jika lewat darat mbak? krn niat saya menghindari kontak yg intens dengan laut selatan 🙂 Meskipun saya adrenalin junkies, tapi saya juga harus membatasi diri. hehe.

        btw, blognya mbak Olipe oke banget. jadi betah ngikuti kisahnya. yang rajin update ya mbak..

      • Iya, paling klo mau sekitaran Green Bay memang bisa di Pantai Rajegwesi (seperti saya kemarin) atau kl mau yg oke ya di Wedi Ireng yg masih jarang orang hehe…

        Seharusnya tidak terlalu jauh, klo bawa motor / kendaraan sendiri. Klo kyk saya kemarin mungkin agak susah soalnya harus nyesuaikan dengan jadwal Damri.

        Terima Kasih, tapi sekarang mungkin kalau traveling / backpacker / kuliner lebih ke rumah baru saya di olipeoile.com (follow yah hehe).

  4. Kerenn
    Mba mau tanya dong trek menuju greenbay dari jakarta enak’a naik bus apa kereta ?? Kereta yg k’banyuwangi ada kan ??hehehehe
    Trimakasih

    • Halo Ikhsan…
      Klo dr Jkt enak naik KA tentu saja, klo bus terlalu lama dan capek di perjalanan pastinya.

      Bisa Naik dr stasiun Pasar Senen ke Surabaya (Gubeng), nanti lanjut lagi KA lokal dari Surabaya (Gubeng) – stasiun Rogojampi. Selanjutnya seperti yang tertulis di blog bagian bawah.

      Terima kasih sudah mampir di sini 🙂

  5. mba mau tanya.. kalo dari pantai green bay nya naek kapal kena brapa? Perahu untuk jalur lautnya memang selalu ada di pantai itu ato kita harus sewa PP mba? Terima kasih 🙂

    • Halo mba Astri…
      Sebelum BBM naik tarif PP itu 30rb (pantai Rajegwesi – Green Bay. Klo skrg kemungkinan naik sedikit.

      Klo mau brgkt jalan kaki trs pulang naik perahu kalau pas di Green Bay gak ada perahunya mungkin hrs pesan dl buat nanti di jemput perahu.

      Terima kasih sudah mampir kesini

      • Assalamualaykum mba,
        Saya ingin bertanya mengenai wisata banyuwangi. Apabila saya naik kereta sri tanjung dari jogja kira kira untuk ke green bay enak turun di stasiun mana dan selanjutnya bagaimana transportasinya? Info harga homestay disana dong mba

      • Wassalamu’alaikum salam…

        Turun di St.Rogojampi.. Lalu jalan sedikit ke jalan raya utama / naik ojek, naik bus minta trn di Terminal Jajag.

        Dari terminal Jajag naik DAMRI sprti yg sudah ada di blog… Jgn terlalu percaya sama calo, disetiap DAMRI sudah ada tulisan jurusan sprti pd foto di blog.

        Harga homestay terjangkau kok 🙂

  6. Mau tanya mbak, rencana lebaran besok mau jalan-jalan ke green bay, kemungkinan besar bawa mobil sendiri, apa memungkinkan? Dan untuk info penginapan yang murah yang cocok buat keluarga deket” situ apa ada?

    Terima kasih

    • Selamat siang Pak Dirga

      Mobil bisa masuk sampai pantai rajegwesi (TN. Meru Betiri). Dan disekitar pantai byk homestay dg hrga terjangkau..

      Pas laporan ke Masyarakat Sadar Wisata utk masuk ke Pantai Rajegwesi dan Green Bay bilang saja mo nginap.. Disitu juga sekalian buat homestay. Yg depan pantai juga ada..

  7. Siang mba Olip. Saya rencana mau ke Banyuwangi juga mba. Mau tanya kalau dari St.Rogojampi ke terminal Jajag naik kendaraan apa ya? Kalau saya tiba di stasiunnya malam apa masih ada kendaraan ke terminal Jajag? Mengingat bus Damri dari terminal berangkatnya pagi. Makasi mbak. Mohon sarannya

    • iya benar adanya pagi…

      kalau dr st. rogojampi, bisa jalan kaki sampai jalan raya, baru (nyebrang) naik bus menuju terminal rogojampi atau pakai ojek.

      kalau malam, mungkin tergantung malamnya jam brp… kalau sudah larut malam dan sebaiknya istirahat di ruang tunggu stasiun, sebenarnya jalur jalan raya itu dipakai bus besar dari Bali/Jatim ke arah Jateng bisa jadi selalu ada bus (hanya saja harus sabar menunggu)

      hati-hati saja di terminal dengan calo yg kadang mau nipu, pokoknya ke jalur Green Bay naiknya damri saja. Setiap bus Damri arah tujuane ditulis di sisi depan bus kok…

      selamat berpetualang 🙂

    • Tdk ada yg langsung, kecuali mau ngojek *klo tarifnya brp kurang tahu, jauh lho…
      paling numpang kendaraan or ojek dulu dr Pantai Rajegwesi ke terminal Sarongan. Baru ikut damri ke terminal Jajag.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s